Tugas Akhir Penerapan Metode Moving Average
Pengertian Moving Average
Tugas Akhir Penerapan Metode Moving Average - Menurut Heizer dan Render (2015 : 120) "moving average adalah sebuah metode peramalan yang menggunakan rata-rata dari data aktual periode sebelumnya untuk meramalkan periode selanjutnya". Istilah rata-rata bergerak digunakan, karena setiap kali data observasi baru tersedia, maka angka rata-rata yang baru dihitung dan dipergunakan sebagai ramalan. Metode Moving average mempunyai karakteristik khusus, yaitu:
- Untuk menentukan ramalan pada periode yang akan datang memerlukan data historis selama jangka waktu tertentu. Misalnya, dengan 3 bulan pergerakan, maka ramalan bulan ke 4 baru dibuat setelah bulan ke 3 selesai atau berakhir. Jika ramalan bulan ke 7 baru bisa dibuat setelah bulan ke 6 berakhir.
- Semakin panjang jangka wakt, efek pelicinan semakin terlihat dalam ramalan atau menghasilkan moving average yang semakin halus.
Metode ini sangat tepat digunakan pada data yang stasioner (pola data horizontal) atau data yang konstan terhadap variansi, tetapi tidak dapat bekerja pada data yang mengandung unsur trend atau musiman.
Rumus Moving Average
Persamaan matematis metode moving average adalah sebagai berkut:
Contoh Soal
Perusahan PT.TFVC yang bergerak di bidang pengelolaan, pengolahan dan pemasaran hasil perkebunan kopi ingin mengestimasi ekspor kopi pada bulan November.
Data yang digunakan untu forcasting (peramalan) ini adalah data ekspor kopi dari bulan Januari sampai bulan September. Berikut ini adalah sampel data yang akan digunakan pada aplikasi yang akan dibangun.
Penyelesaian
Dari data ekspor pada bulan Januari sampai September yang diambil dari tabel ekspor kopi di atas, maka dengan metode moving average estimasi ekspor kopi pada periode berikutnya dapat dihitung sebagai berikut:
- Tentukan data yang akan diolah dalam bentuk tabel dimana isinya hanya bulan dan total ekspor. Nilai X adalah variabel total ekspor dan nilai F adalah variabel peramalan 3 pergerakan
- Cari nilai F dan hasilnya ditampilkan dalam bentuk tabel di bawah ini. Nilai F pada bulan Januari, Februari, dan Maret kosong dikarenakan ketiga bulan tersebut digunakan untuk peramalan bulan April, berikutnya peramalan bulan Mei gunakan data bulan Februari, Maret, dan April, selanjutnya dilakukan cara yang sama sampai dapat hasil peramalan bulan November.
Jadi estimasi atau peramalan ekspor kopi menggunakan metode moving average pada bulan November adalah 237.7 ton.
Demikian materi Tugas Akhir Penerapan Metode Moving Average.
Terimakasih sudah berkunjung di blog kami, semoga bermanfaat. Jika ada pertanyaan dari teman-teman, silahkan sampaikan pada kolom komentar atau bisa langsung hubungi pada kontak yang sudah kami lampirkan di menu Contact Us.








Comments
Post a Comment